By Wahyu Setyowati 06 October 2024 08:14
Sebanyak 236 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) resmi diterjunkan di wilayah Kecamatan Godong dengan fokus utama pada digitalisasi desa melalui pengembangan website desa serta penguatan program Desa Anti Korupsi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan mahasiswa yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan penerjunan mahasiswa KKN tersebut diterima secara resmi oleh Camat Godong, Angga Putra Widanis, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN yang diharapkan mampu membantu desa dalam meningkatkan transparansi pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta penguatan nilai-nilai integritas melalui program Desa Anti Korupsi.

Mahasiswa KKN yang diterjunkan berasal dari berbagai program studi jenjang Sarjana (S1), antara lain Pendidikan Bahasa Inggris, Manajemen, Farmasi, Keperawatan, dan Ilmu Komputer. Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan website desa, penyusunan konten informasi publik, peningkatan literasi digital masyarakat, serta edukasi mengenai tata kelola desa yang bersih dan akuntabel.

Rektor Rosdiana, S.KM., M.Kes menegaskan bahwa pelaksanaan KKN merupakan implementasi nyata dari semangat “Mahasiswa Berdampak”. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga dituntut untuk mampu memberikan solusi, inovasi, dan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “KKN harus menjadi ruang pembelajaran yang bermakna. Mahasiswa diharapkan hadir dengan karya, gagasan, dan program yang memberi dampak nyata, khususnya dalam mendukung digitalisasi desa dan penguatan budaya anti korupsi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LPPM, Eko Supriyadi, M.Tr.Kom, menjelaskan bahwa program KKN tahun ini disusun berdasarkan kebutuhan desa dan selaras dengan kebijakan nasional terkait digitalisasi pemerintahan desa serta pencegahan korupsi. Website desa diarahkan sebagai pusat informasi publik, media transparansi data desa, serta sarana komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Melalui pelaksanaan KKN ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang digital, transparan, dan berintegritas, sekaligus mencetak mahasiswa sebagai agen perubahan yang benar-benar berdampak.