Senin, 29 Juni 2026

blog
  • HIMAPBI
  • ALISYA ANGGUN RIZKIANA
  • 24 June 2026 08:27
  • 1237

HIMAPBI UNIVERSITAS AN NUUR EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA KE SEKOLAH DI SEKITAR KAB. GROBOGAN

Grobogan, 10 dan 12 Juni 2026 - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Profesi Bidan (HIMAPBI) Universitas An Nuur Purwodadi sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat melalui program edukasi kesehatan remaja bertajuk “HIMAPBI Goes to School”. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga sekolah di wilayah Purwodadi, yaitu SMK Muhammadiyah Purwodadi, SMK Asta Mitra Purwodadi, dan SMK Negeri 2 Purwodadi.

Mengangkat tema “Optimalisasi Peran Remaja Putri dalam Pencegahan Anemia Sejak Dini untuk Mewujudkan Generasi Emas yang Sehat dan Berprestasi”, kegiatan ini berfokus pada peningkatan pemahaman remaja, khususnya remaja putri, mengenai bahaya anemia, pentingnya pemenuhan gizi, serta konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) secara rutin.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Lisdiana Srimulyani selaku Ketua Panitia Pelaksana dan dikawal langsung oleh Alisya Anggun Rizkiana selaku Ketua Umum HIMAPBI. Keduanya merupakan mahasiswi aktif S1 Kebidanan semester 4 Universitas An Nuur.

Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif di setiap sekolah, panitia dibagi ke dalam tiga kelompok kerja. Setiap kelompok terdiri atas 12 mahasiswi yang merupakan kolaborasi antara mahasiswi semester 2 dan semester 4. Pembagian ini tidak hanya bertujuan memperlancar teknis pelaksanaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, kerja sama tim, dan penguatan peran mahasiswa dalam kegiatan edukasi masyarakat.

Kelompok pertama bertugas di SMK Muhammadiyah Purwodadi dengan penanggung jawab Zaskia Aulia Putri Riyanto, mahasiswi semester 4. Tim ini terdiri atas 6 mahasiswi semester 4 sebagai fasilitator dan 6 mahasiswi semester 2 sebagai tim teknis. Kegiatan di sekolah tersebut diikuti oleh 34 peserta, terdiri atas 33 siswi dan 1 siswa.

Kelompok kedua bertugas di SMK Asta Mitra Purwodadi di bawah koordinasi Anggit Linggarjati, mahasiswi semester 4. Tim ini diperkuat oleh 7 mahasiswi semester 4 yang mendampingi penyampaian materi dan 5 mahasiswi semester 2 yang membantu operasional kegiatan. Di sekolah ini, kegiatan diikuti oleh 59 siswi.

Sementara itu, kelompok ketiga bertugas di SMK Negeri 2 Purwodadi dengan penanggung jawab Laila Istikhomah, mahasiswi semester 2. Penugasan ini menjadi salah satu bentuk kaderisasi kepemimpinan di lingkungan HIMAPBI. Tim tersebut terdiri atas 5 mahasiswi semester 4 sebagai pemateri senior dan 7 mahasiswi semester 2 sebagai pelaksana lapangan. Kegiatan di SMK Negeri 2 Purwodadi diikuti oleh 29 peserta, terdiri atas 20 siswi dan 9 siswa.

Rangkaian kegiatan di setiap sekolah dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan pembagian brosur Universitas An Nuur. Setelah peserta terkondisikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan oleh moderator pada pukul 08.20 WIB.

Pada pukul 08.30 WIB, peserta mengikuti pretest melalui Google Form untuk mengetahui pemahaman awal mereka tentang anemia dan konsumsi Tablet Tambah Darah. Sebanyak 122 responden mengikuti pretest tersebut. Hasil evaluasi awal menunjukkan nilai rata-rata peserta sebesar 87,33, dengan median 90. Nilai peserta berada pada rentang 55 hingga 100.

Setelah pretest, sesi utama dimulai pukul 08.40 WIB. Para presentator di masing-masing sekolah menyampaikan materi mengenai anemia pada remaja, tanda dan dampaknya terhadap kesehatan, pentingnya pola makan bergizi, serta manfaat konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin. Materi disampaikan secara komunikatif dengan bantuan media visual agar lebih mudah dipahami oleh peserta.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang dimulai pukul 09.10 WIB. Banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar siklus menstruasi, mitos seputar Tablet Tambah Darah, hingga pola makan yang dapat membantu mencegah anemia. Sesi diskusi berlangsung dinamis hingga pukul 09.30 WIB.

Untuk mengukur peningkatan pemahaman, peserta kemudian mengikuti post test melalui Google Form. Hasil post test menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata menjadi 95,1, dengan median mencapai 100. Nilai terendah peserta juga meningkat dari 55 pada pretest menjadi 60 pada post test, sementara nilai tertinggi tetap berada di angka 100. Data tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi berjalan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai pencegahan anemia dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah.

Setelah sesi evaluasi, panitia menggelar ice breaking pada pukul 09.40 WIB. Kegiatan ini menjadi ruang penyegaran bagi peserta setelah mengikuti rangkaian materi dan evaluasi. Suasana berlangsung hangat melalui permainan interaktif yang melibatkan siswa dan panitia.

Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 09.50 WIB oleh MC bersama seluruh panitia kelompok. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara panitia HIMAPBI dan peserta pada pukul 10.10 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana, Lisdiana Srimulyani, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme 122 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan nilai post test menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan remaja masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menghapus keraguan dan mitos seputar konsumsi Tablet Tambah Darah.

“Harapannya, ilmu yang dibagikan tidak berhenti hanya di ruang kelas. Kami ingin para siswi semakin memahami pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin, terutama saat menstruasi, agar kesehatan dan konsentrasi belajar mereka tetap terjaga,” ujar Lisdiana.

Ia juga berharap kolaborasi antara panitia semester 2 dan semester 4 dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa kebidanan dalam mengasah empati, komunikasi, dan kemampuan edukasi di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum HIMAPBI, Alisya Anggun Rizkiana, menegaskan bahwa kegiatan “HIMAPBI Goes to School” diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan. Menurutnya, remaja putri memiliki peran penting sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah, terutama dalam menyebarkan kesadaran tentang pencegahan anemia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para remaja putri di SMK Muhammadiyah Purwodadi, SMK Asta Mitra Purwodadi, dan SMK Negeri 2 Purwodadi mampu menjadi pelopor kesehatan bagi teman sebaya. Ini menjadi langkah kecil untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045 yang sehat, produktif, dan bebas anemia,” ungkap Alisya.

Melalui kegiatan ini, HIMAPBI Universitas An Nuur Purwodadi menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja. Program ini juga menjadi bukti nyata peran mahasiswa kebidanan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan sejak usia sekolah.

Pengumuman

BERITA MENARIK

BERITA TERBARU

FOLLOW ME:
(Universitas An Nuur / UNAN)

kategori